Bangunan GSPDI Filadelfia Salatiga

konstruksi bangunan terbaru dari GSPDI filadelfia Salatiga setelah mengalami beberapa renovasi

Selamat datang di GSPDI Filadelfia Salatiga

Pintu masuk GSPDI Filadelfia Salatiga , ketuklah maka pintu akan di bukakan (ketuk pintu rumah pendeta di belakang gereja)

Interior Gereja

dan seperti inilah penampakan interior bangunan GSPDI Filadelfia Salatiga terbaru setelah mengalami beberapa renovasi , terlihat lebih modern dan "luxury"

Mimbar Gereja

seperti inilah mimbar tempat kebenaran firman Tuhan di sampaikan

Alat Musik

inilah alat alat yang kami gunakan untuk mengiringi setiap pujian pujian

Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Tuesday, 8 December 2015

ibadah pemuda 5 Desember 2015

syalom saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Ibadah pada hari sabtu agak sedikit berbeda dengan bisanya. Kali ini kami ibadah bersama dengan ibadah keluarga memperingati 40 hari bapak dari Ibu Sisilia yang telah dipanggil Oleh Tuhan Yesus Kristus.

Firman Tuhan pada hari sabtu membahas tentang filipi 1 : 21 "Karena bagiku Hidup adalah Kristus dan Mati adalah Keuntungan" Rasul paulus berpesan bagi jemaat filipi untuk selalu bersukacita walaupun sedang dalam kesusahan. Rasul Paulus diikat dan ditahan dalam penjara Roma.karena menyebarkan injil. Penjara merupakan tempat dimana kita dibatasi dari segala kehidupan kita dan banyak yang dieksekusi mati karena melanggar peraturan yang dibuat dan disetujui dalam wilayah tertentu. Bagaimana mau bersukacita jika hidup saja hanya dalam ruangan yang dijaga oleh ketat dan melihat orang-orang disekitar kita dibunuh. Mungkin juga pada tiba saatnya semua orang yang ada dipenjara akan dieksekusi. Orang-orang pastilah panik, hidup tidak bersukacita jika harus menunggu giliran yang dieksekusi mati.

Rasul paulus mengajarkan bahwa mati adalah keuntungan kata mati disini mengambarkan daging manusia. Ketika kelak kita akan dipanggil oleh Tuhan roh kita sebenarnya masih hidup hanya saja daging kita yang mati. Ketika Roh kita dipanggil oleh Tuhan maka kita akan hidup bersama Tuhan Yesus Kristus di Surga untuk memulai hidup yang kekal. Sang penulis pernah mengalami kejadian dimana Ibunya dipanggil Tuhan. bersedih itu pasti dirasakan oleh sekeluarga yang ditinggal. tetapi Tuhan memberi hikmat bahwa sesungguhnya Ibu sang penulis sudah bersukacita disurga bersama Tuhan Yesus Kristus karena ia telah selesai menjalani hidup didunia ini dan memulai hidup baru bersama Tuhan. 

kesimpulannya adalah orang percaya yang sejati, hidup di tengah-tengah kehendak Allah, tidak perlu takut terhadap kematian. Kita mengetahui bahwa Allah mempunyai maksud untuk kehidupan kita dan jika kematian itu datang, hanya merupakan akhir tugas manusia di dunia dan awal kehidupan yang lebih indah bersama Kristus. Tetap bersukacita, semangat dan berusaha menjalani hidup yang berguna untuk kepentingan-kepentingan Kristus. Tuhan Yesus Memberkati :D


Wednesday, 2 December 2015

ibadah pemuda 28 November 2015

Syalom saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Pada hari sabtu kami ibadah pemuda di Gereja jam 5.00pm. Acara ibadah kami fokus ke penyembahan. pada pertengahan tiba-tiba lampu mati dan ternyata terjadi hujan yang cukup deres banget. Kami terus berlanjut walaupun keadaan gelap gulita. Sesampainya direnungan listrik tak kunjung nyala tetapi tidak menjadi halangan untuk mendengarkan sedikit kebenaran Firman Tuhan.

Tema renungan "Dekat Dengan Allah" dengan bacaan Mazmur 62:1-12. Dalam perikop ini Daud menuliskan bahwa hanya dekat dengan Allah saja sumber dari segalanya. Pada kala itu Daud menuliskan isi hatinya yang sedang dikejar oleh absalom yang berusaha merebut kekuasaannya sebagai raja. Daud merasa takut, gelisah, galau, dan sebagainya. perasaan yang bercampur aduk membuat Daud merasa bahwa Ia sedang dalam percobaan yang besar. Dalam benak Daud terlintas bahwa mempunyai Allah yang selalu berada didekatnya sehingga dia merasa tenang dan tidak gentar menghadapinya.

Apa saja yang kita dapat ketika kita hidup dekat dengan allah? 
1. keselamatan (Mazmur 62 : 2)
keselamatan mengandung arti kata kebahagiaan dann kesejahteraan. Hidup bahagia dan sejahtera idaman bagi semua umat manusia. Setiap individu mempunyai masalah yang berbeda dan mempunyai tafisran tentang kebahagiaan masing-masing. Masalah yang dihadapi Daud kala itu sangatlah berat. seperti di tulis dalam ayat yang ke 4 bahwa keadaan Daud dinding yang sudah miring dan tembok hendak roboh. Posisi Daud sangatlah genting. Sungguh luar biasa ketika Daud mendapat masalah yang membuat Daud hampir roboh diayat yang ke-5 bahwa "Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku." Daud mempercayakan segalanya kepada Tuhan sehingga keselamatan, kebahagiaan, kesejahteraan melingkupi Daud. Daud mengajarkan pada kita semua bahwa permasalahan sebesar apapun jika Allah berada dekat dengan kita maka hidup kita terasa tenang, bahagia, sejahtera.
2. Harapan (Mazmur 62 : 6)
Manusia sering ragu apa yang akan terjadi pada suatu hari jauh kedepan. apakah masa depan akan menjadi indah?Pada saat bangsa israel keluar dari tanah mesir menuju kanaan Allah sudah mempermudah jalan bangsa israel dengan segala keajaibanya. Bangsa israel tidak menaati perintah Allah sehingga bangsa israel berputar-putar di perjalanan. Masa depan kita pun seperti perjalanan bangsa israel. ketika Allah berada didekat kita masa depan kita sungguh cerah. Manusia sering kali menyakiti Allah sehingga Ia merasa tidak nyaman didekat kita. Buatlah nyaman Allah didekat kita sehingga harapan-harapan akan digenapi oleh Allah kita Tuhan Yesus Kristus sumber pengharapan yang hidup.

Saudara, apakah yang perlu kita takutkan jika Allah berada didekat kita? Tuhan sudah memberi Keselematan, kebahagiaan, kesejahteraan, ketenangan, dan Harapan. Tetap mengandalkan Allah dan berada didekat Allah kita Tuhan Yesus Kristus. sampai ketemu lagi hari sabtu. Tuhan Yesus Memberkati. :D

Wednesday, 25 November 2015

ibadah pemuda 21 november 2015

Kembali pada hari sabtu lagi setelah sekian lama menghilang. Pada kesempatan ini renungan yang disampaikan oleh Ibu Pendeta yang sering dipanggil Tante Lidya menyampaikan tentang "HIKMAT".
Kata dasar yang mengandung arti hikmat dalam bahasa Ibrani adalah khokh·mahʹ (kata kerja, kha·khamʹ), yang artinya bertindak hati-hati, bijak, memiliki ketajaman untuk memeustuskan sesuatu dengan hati-hati. Bahasa Yunani adalah so·fiʹa, disertai bentuk-bentuk lainnya yang terkait. Bagaimana cara memperoleh hikmat?
Amsal 9 : 10 "Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal yang Mahakudus adalah pengertian." Raja Salomo mengajarkan bahwa memperoleh hikmat hanya datang Dari Tuhan. cara mendapatkan hikmat dari Tuhan dengan cara Takut akan Tuhan dan Mengenal Tuhan seperti dalam ayat tadi.
  • Takut Akan Tuhan
Takut akan Tuhan dapat diartikan takwa yaitu mematuhi perintahNya dan menjauhi laranganNya. Ketika mematuhi perintahNya kita maka pastilah Tuhan akan merasa senang. Ketika kita sudah ditebus oleh Tuhan Yesus Kristus dengan darahnya otomatis kita sudah menjadi milik Allah. Maka kita sebagai manusia harus menaati perintah Allah seperti yang tertulis dalam Alkitab. dalam konteks ini kita bisa diartikan sebagai hamba yang selalu menaati perintah majikanNya. Bisa dikatakan lebih halus lagi kita sebagai anak dan Allah sebagai orang tua kita.
  • Mengenal Tuhan
mengenal pribadi Tuhan seperti seorang sahabat karib. Raja Salomo menulis dalam Amsal 17:17 "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." tingkat pengenalan, pengertian, pemahaman seorang sahabat sudah sangat dalam. Seperti Abraham yang rela mempersembahkan ishak sebagai korban bakaran kepada Tuhan. Abraham sangat memahami Tuhan sampai rela memberikan nyawa anaknya sendiri. Tetapi Tuhan mengantikan ishak dengan seekor domba jantan sebagai korban bakaran karena Tuhan tau abraham sangat menyanyangi ishak.

Sudahkah kita takut dan mengenal akan Tuhan? Mari kita belajar kedua hal tersebut supaya Tuhan memberikan hikmat dari surga sebagai penuntun kita hidup di dunia yang fana ini. Tuhan Yesus Memberkati

Sunday, 18 October 2015

Ibadah Pemuda 17 Oktober 2015

Syalom saudara-saudara yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus. Seperti biasa kami para pemuda ibadah pada setiap hari sabtu jam 5.00 pm di Geraja. Pada hari sabtu biasanya anak muda jalan-jalan, pacaran, ngapel (kalau punya pacar) dan sebagainya. Tidak ada salahnya kita berkumpul memuji Tuhan bersama, berdoa bersama dan berbagi cerita.

Dalam Sesi kesaksian ada tiga orang pemuda yaitu mas dodi, mas antoni, dan mas panji bercerita tentang kisah pengalaman hidup. Dimulai dari Mas Antoni yang tanggal 7 oktober kemarin merayakan ulang tahunnya yang ke-19. mas antoni mengalami lawatan Tuhan yang luar biasa walaupun dalam hidupnya mengalami berbagai masalah yang menerpa. Salah satunya kuliah yang jauh dari orang tua. Dengan segala keterbatasannya mas Antoni menjalani hidupnya dengan sedikit berat. Luar biasanya mas Antoni tetap semangat menjalani perjalanan hidupnya dengan cara bersyukur dengan apa yang dia miliki sekarang ini. Selanjutnya disambung dengan cerita mas Panji dan Mas dodi yang lagi sama-sama cari kerja. mereka menceritakan baru saja melakukan psikotes di perusahaan yang dilamar mereka. Mereka menunggu panggilan dari perusahaan tersebut apakah nantinya di panggil atau tidak. Pastinya mereka tetap mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

Firman Tuhan yang Tuhan yang disampaikan oleh ibu gembala yang sering disapa Tante Lidya menyampaikan kebenaran Firman Tuhan dengan judul "Mengucap Syukur Dalam Segala Hal". Hidup dijaman yang sekarang ini bisa dibilang susah seperti kesaksian ketiga pemuda dalam sesi kesaksiaan. 1 Tesalonika 5 : 18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu". Rasul paulus menulis surat kepada jemaat di Tesalonika untuk selalu bersyukur walaupun sedang mengalami hal tidak diinginkan. Kehidupan kita sebagai orang percaya kepada Yesus tidak selamanya enak. seperti yang dialami oleh ketiga pemuda tadi apakah lantas kita menyalahkan Tuhan? bersyukur dalam segala hal tidaklah mudah dilakukan tetapi kita harus belajar dari sekarang. Ketika Tuhan Yesus melakukan mujizat denga 5 roti dan 2 ikan. (Yohanes 6 : 11) dengan mengucap syukur Tuhan Yesus bisa memberi makan 5000 orang.

Sebagai anak muda pasti mempunyai pergumulan yang berbeda-beda dengan Tuhan. contohnya tentang perkuliahan, pekerjaan, percintaan dan sebagainya. Segala masalah yang datang pada kita sebuah pembentukan karakter apakah kita akan mengeluh, menyalahkan Tuhan, Bersungut-sungut dan sebagainya. bersyukurlah kita masih di beri nafas dan kekuatan untuk menghadapi apa yang terjadi di depan kita. Tetap semangat, selalu bersyukur dan Selalu andalkan Tuhan.

Tuhan Yesus Merberkati